Sabtu, 04 Mei 2013

Seberapa Pentingkah Nilai IPK?


Postingan ini masih berkenaan dengan postingan sebelumnya. Sebelumnya membahas  tentang cara meningkatkan ipk, dalam postingan ini kita melihat seberapa jauh peranan ipk dalam proses perkuliahan. Nilai ipk bisa dibilang penting karena nilai tersebut bisa melihat seberapa jauh usaha kita belajar di setiap mata kuliah yang ada. Tapi apakah ipk besar itu adalah segala-galanya?.

Mendapatkan nilai yang tinggi memang suatu hal yang pasti diinginkan oleh setiap mahasiswa,  seseorang yang memiliki nilai yang tinggi bisa dibilang orang tersebut tekun dalam belajar. Nilai ipk  juga bisa menjadi tumpuan akan kapankah seorang mahasiswa itu akan cepat lulus dan keluar dari perguruan tinggi. Semua tergantung dari proses belajar dan usaha dari mahasiswa tersebut.

Meskipun ipk itu penting , di sisi lain kita sebagai seorang yang mengikuti kegiatan perkuliahan,   harus punya yang namanya nilai tambah dari kita, yaa semacam sesuatu yang bisa kita dalami, kita minati dan kembangkan  yaitu ‘skill’ kita . Kemampuan kita harus kita ketahui saat kita masih kuliah. Bila kita mengetahui akan kemampuan yang bisa kita gali dari diri kita terhadap sesuatu pelajaran yang diambil dari perkuliahan mungkin pada saatnya nanti itu bisa berguna di bidang karir nantinya.

Jadi selain kita berusaha untuk mengejar nilai yang baik tentu juga kita pelan-pelan harus mencoba menemukan apa potensi dari diri kita yang bisa kita kembangkan .





Jumat, 03 Mei 2013

Tips Untuk Meningkatkan Nilai IPK



Masing- masing dari kita sebagai seorang mahasiswa pasti dalam sebuah  pembelajaran pasti akan mendapatkan suatu nilai dari hasil belajarnya . Nilai yang baik bukan yang ingin dicapai?bukan suatu nilai yang kurang, tentunya harus berusaha untuk mendapatkan  itu jika kita menginginkannya . Apabila dalam suatu waktu nilai ipk semester menurun sehingga kurang memuaskan maka usaha-usaha di bawah ini adalah cara bagaimana membuat agar ipk kita bisa meningkat :
1.    Dalam setiap pertemuan di kelas atau  kegiatan belajar dikelas hendaknya untuk terus masuk di setiap pelajarannya.
2.    Semangat perlu ditingkatkan lagi dalam belajar, jangan patah semangat apabila nilai kita yang pertama baik  tetapi selanjutnya menurun.  
3.    Mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dosen.  
4.    Masuk di saat-saat dosen memberikan ‘quiz’ ini tentu berguna untuk menambah nilai untuk suatu mata kuliah yang diajarkan.
5.    Hendaknya memahami seluruh mata kuliah yang diajarkan , jika memasuki saat-saat ujian kita bisa paham dan bisa mengerjakan soal-soal yang ada dengan baik, bagi mata kuliah tertentu yang memiliki sks besar hendaknya berusaha keras untuk belajar dengan sungguh-sungguh , tetapi jangan meremehkan matakuliah yang memiliki sks kecil tetap kita pelajari dan pahami juga .
6.    Setelah kita berusaha belajar kita jangan lupa untuk berdoa demi kelancaran yang akan kita lakukan dan harapkan.
      
Lakukanlah usaha-usaha diatas untuk dapat meningkatkan nilai anda menjadi lebih baik , semoga bermanfaat.



Banjir di Jakarta



Postingan kali ini akan membahas tentang salah satu masalah ibukota. Jakarta merupakan kota yang sering menerima langganan banjir, ini dapat diketahui di setiap tahunnya mungkin bisa dibilang jakarta menerima efek banjir. Apa sih penyebab banjir itu??
Yaa bisa dibilang banjir bisa datang akibat hujan yang mengguyur kota jakarta dengan waktu yang lama di sekitar tempat-tempat yang rentan banjir, dan tak lain juga  adalah dari sampah-sampah sekitar yang terbuang. Jakarta merupakan daerah yang sering banjir tetapi kurang adanya antisipasi dari berbagai pihak terhadap masalah ini. Faktor lain yaitu sampah yang tersebar dan terbuang di sembarang tempat yang seharusnya tidak ada merupakan faktor lain yang membuat bencana banjir. Tempat-tempat seperti selokan, kali ini merupakan tempat yang seharusnya tidak untuk membang sampah di tempat itu. Namun, Kenyataan lain terlihat banyak sampah yang mengalir di kali- kali ini tentu bisa berdampak buruk.
Masyarakat Jakarta masih kurang adanya kesadaran secara menyeluruh akan dampak yang ditimbulkan seperti banjir ini. Mulai dari hal kecil yang mungkin bisa berdampak besar yaitu sampah, mereka menyepelekan masalah sampah , buang sampah tidak pada tempatnya yang mengakibatkan banjir, bukan masyarakatnya juga yang harus membenahi diri tetapi peran aktif pemerintah menangani kasus ini harus segera di realisasikan untuk menanggulangi masalah tahunan ini. Mungkin saja pemerintah bisa cepat-cepat mewujudkan programnya untuk membenahi masalah banjir ini, dan sebaiknya pemerintah membuat daerah-daerah resapan air untuk mengantisipasi banjir. Masalah banjir adalah masalah yang harus ditangani dan perhatikan.
Sekian. 

Resume Uang Bank dan Penciptaan Uang


1.       Uang
Uang adalah alat pembayaran transaksi ekonomi yang digunakan di suatu negara. Mata uang yang digunakan masyarakat Indonesia adalah Rupiah yang setiap kali untuk alat pembayaran suatu barang yang kita beli.

Jenis-Jenis Uang
Uang yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat dibedakan menjadi  dua jenis, yaitu:

a            Uang Kartal
Uang kartal adalah alat bayar yang sah dan wajib digunakan oleh masyarakat dalam melakukan transaksi jual-beli sehari-hari. Uang kartal menurut bahan pembuatannya terbagi menjadi dua, yaitu uang logam dan uang kertas.
-          Uang logam ialah uang yang terbuat dari logam tertentu seperti emas, perak dan tembaga.
-          Uang kertas adalah uang yang terbuat dari kertas dengan gambar dan cap tertentu dan merupakan alat pembayaran yang sah.
b           Uang giral
Uang giral adalah uang yang dimiliki masyarakat dalam bentuk simpanan (deposito) yang dapat ditarik sesuai kebutuhan.
Menurut nilainya, uang dibedakan menjadi dua yaitu :
·         Uang penuh (full bodied money) dan
·         Uang tanda (token money).

2.       Bank
Bank diartikan sebagai lembaga keuangan yang kegiatan utamanya adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dana tersebut ke masyarakat serta memberikan jasa bank lainnya.
Fungsi utama dari bank adalah menyediakan jasa menyangkut penyimpanan nilai dan perluasan kredit.

Jenis Bank
           ·         Bank Sentral
Bank sentral adalah bank yang didirikan berdasarkan Undang-undang nomor 13 tahun 1968 yang memiliki tugas untuk mengatur peredaran uang, mengatur pengerahan dana-dana, mengatur perbankan, mengatur perkreditan, menjaga stabilitas mata uang, mengajukan pencetakan / penambahan mata uang rupiah dan lain sebagainya.
Tugas-tugas BI adalah:
1.Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter;
2.Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran;
3.Mengatur dan mengawasi bank.
                                                                                                                                      
           ·         Bank Umum
Pengertian Bank Umum menurut Undang-Undang No. 10 Tahun 1998, Bank Umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

3.       Penciptaan Uang
Penciptaan uang adalah proses memproduksi atau menghasilkan uang baru Terdapat tiga cara untuk menciptakan uang:
1).   Dengan cara mencetak mata uang kertas atau uang logam,
2).   Melalui pengadaan utang dan pinjaman,
3).   Melalui beragam kebijakan pemerintah, misalnya seperti pelonggaran kuantitatif.
                              
PERUM PERURI atau Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditugasi untuk mencetak uang rupiah (baik uang kertas maupun uang logam) bagi Republik Indonesia.

Resume Analisis Pendapatan Nasional



1. Pendapatan Nasional dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua Sektor

Pendapatan Nasional dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua Sektor adalah Produk Nasional Neto dikurangi pajak tak langsung ditambah subsidi. Jumlah inilah yang diterima faktor produksi yang dimiliki penduduk suatu negara . Pendapatan Nasional dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua Sektor merupakan penjumlahan dari lima hal , yaitu :
a. Upah atau gaji yang diterima buruh atau karyawan
b. Pendapatan dari seseorang yang melakukan bisnis individu (bukan perusahaan)
c. Keuntungan perusahaan
d. Pendapatan bunga selisih dari perusahaan
e. Pendapatan sewa

2.    Model Anlalisis dengan Variabel Investasi dan Tabungan
Model Analisis dengan variabel investasi tabungan adalah pengeluaran yang akan digunakan untuk memproduksi barang dan jasa yang lebih banyak lagi , atau dengan kata lain merupakan pengeluaran yang ditambahkan kepada komponen-komponen barang modal .
Tujuan dari pelaksanaan model analisis dengan variabel investasi tabungan ini adalah mencari keuntungan di kemudian hari melalui pengoperasiaan mesin dan pabrik.

3.    Angka Pengganda
Angka pengganda atau multiplier adalah hubungan kausal antara variabel tertentu dengan variabel pendapatan nasional.  Jika angka pengganda tersebut mempunyai angka yang tinggi, maka  dengan perubahan yang terjadi pada variabel tersebut akan memengaruhi angka terhadap tingkat pendapatan nasional yang besar juga, dan sebaliknya. Perubahan pendapatan anasional itu ditunjukan oleh suatu anagka pelipat yang disebut dengan  koefisien multiplier.

Proses multiplier

Adalah adanya perubahan pada variabel investasi menyababkan pengeluaran agregat menjadi berubah. Namun dari keseombangan pendapatan nasional tidak sebesar pertambahan investasi tersebut.


4.    Hubungan Antara Pertumbuhan Ekonomi Inflasi dan Pengangguran

Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat ketidak lancaran distribusi barang.
Berdasarkan jenisnya inflasi dibagi menjadi 3 diantaranya yaitu :
  1. Inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation)
  2.  Inflasi desakan biaya (cost-push inflation)
  3. Inflasi karena pengaruh impor (imported inflation).

Resume Struktur Pasar


Pengertian Pasar
Pasar adalah sebagai tempat bertemunya antara penjual dan pembeli. Mereka saling berinteraksi melakukan transaksi jual dan beli barang bahkan jasa pun ada. Yang dimana uang di gunakan sebagai alat tukar- menukar.

Jenis-jenis pasar :
1.    Pasar Nyata
Tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli barang atau jasa secara langsung.
2.    Pasar Abstrak
Dimana pasar ini terdapat penjual dan pembeli tidak harus melakukan pertemuan untuk bertransaksi namun dapat dilakukan secara online.
3.    Pasar Modern
Dimana barang-barang diperjual-belikan dengan harga yang sudah ditentukan (pas) dengan layanan sendiri, pasar ini dapat brelangsung di mall seperti giant, hypermart, carrefour.

 Macam-macam pasar menurut bentuk dan strukturnya :
1.    Pasar Persaingan Sempurna
      Pasar ini terdapat banyak penjual dan pembeli dan produk yang diperjual belikan bersifat homogen. Contohnya : pasar hasil pertanian seperti beras, sayur mayur, cabe dan lain-lain.            
2.    Pasar Persaingan Tidak Sempurna terdiri dari :
a.       Pasar Monopoli
Pasar monopoli adalah pasar yang terjadi apabila seluruh penawaran terhadap sejenis barang pada pasar dikuasai oleh seorang penjual atau sejumlah penjual tertentu.
          Ciri-ciri monopoli antara lain :
·         Hanya ada seorang penjual yang menguasai pasar
·         Tidak adanya barang pengganti yang memiliki persamaan produk (mirip)
b.      Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli adalah pasar yang hanya terdiri atas beberapa penjual untuk suatu barang tertentu, sehingga antara penjual yang satu dengan yang lainnya bisa memengaruhi harga.
 Ciri - ciri Oligopoli :
·         Terdapat beberapa penjual atau produsen yang menguasai pasar.
·         Hanya ada satu beberapa pengusaha yang membuat barang / jasa yang pada dasarnya hampir sama.
c.       Pasar Duopoli adalah Suatu pasar dimana penawaran suatu jenis barang dikuasai oleh dua perusahaan atau penjual. Contoh : Penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex.
       Ciri-ciri pasar duopoly  :
·         Terdapat dua perusahaan di dalam pasar
·         Adanya unsur kolusi
·         Kepemimpinan harga  
d.      Pasar Monopolistik adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek yang menunjukan karakteristik produk yang dihasilkan setiap perusahaan.
          Ciri-ciri pasar monopolistik :
·         Terdapat banyak produsen atau penjual
·         Promosi penjualan harus aktif.
e.       Pasar Monopsoni  adalah dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang atau jasa dalam suatu pasar.
           Ciri-ciri pasar monopsoni :
·         Pembeli memiliki kekuatan dalam menentukan harga
·         Bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran dimana permintaannya hanya   satu perusahaan
·         Satu pelaku usaha menguasai penerimnaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan jasa dalam suatu pasar komoditas
f.        Pasar Oligopsoni adalah keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang atau jasa dalam suatu pasar.
            Ciri-ciri pasar oligopsoni:
·         Terdapat beberapa pembeli
·         Pembeli bukan konsumen tetapi pedagang
·         Barang yang dijual merupakan bahan mentah


Resume Perilaku Produsen


Produsen adalah individu atau perusahaan yang menghasilkan suatu barang atau jasa. Perilaku produsen adalah proses dan aktivitas produsen ketika memproduksi suatu barang.

Tahap tahap produksi
Terdapat 3 tahap produksi, yaitu :
Tahap 1 : produksi terus bertambah dengan cepat
Tahap 2 : pertambahan produksi total semakin lama semakin mengecil
Tahap 3 : pertambahan produksi total semakin berkurang

Kegiatan Produksi
1)      Perencanaan
2)      Pengorganisasian
3)      Pengarahan
4)      Pengendalian

Fungsi produksi adalah interaksi antara masukan (input) yang terdiri dari tenaga kerja,kekayaan alam, modal dan teknologi,dengan keluaran (output), yaitu jumlah barang yang dihasilkan. Secara matematika fungsi produksi dapat menggunakan rumus sebagai berikut :
Q = f (R.L.C.T)
Q = Quantity (jumlah barang yang dihasilkan)
f = function (symbol persamaan)
L = labour (tenaga kerja)
R = resource (kekayaan alam)
C = Capital (modal)
T = teknologi

Tujuan Produksi
Tujuan dari produksi adalah untuk memperoleh laba atau keuntungan (profit). Laba dalam arti sederhana adalah total penerimaan dan total pengeluaran. Selain itu tujuan produksi adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam usaha mencapai suatu kemakmuran.